RSS

Makan Seafood dan es jeruk (vitamin C) secara bersamaan dapat menyebabkan kematian, Benarkah?

11 Jan

ImageImage

Berikut isu (info) yang saya dapatkan dari beberapa orang teman melalui whatsapp.

//seorang Wanita meninggal ‘Mendadak’ dgn ‘Kelima Panca Indera keluar Darah’

» Setelah diselidiki ternyata Wanita ini meninggal, bukan krna ‘Bunuh Diri’ atau ‘Dibunuh’, melainkan karena ketidaktahuan tentang ‘Racun akibat Makanan’.

» Wanita ini memiliki kebiasaan minum Vit. C tiap hari, ini tidak masalah.

Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan ‘Udang‘.

» Sebenarnya cma makan udang saja juga tidak masalah, karena orang rumahnya juga banyak makan Udang malam itu dan tak ada yang meninggal..

» Tetapi, karena udang itu mengandung ‘Arsenic Pentoxide’ (As2O5) & berhubung habis makan udang wanita itu minum Vit. C, Terjadilah “Reaksi Kimia” di dalam perut yang membuat ‘Arsenic Pentoxide’ (As2O5) berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yang sangat beracun.

» Inilah yg Mengakibatkan :

• Hati

• Jantung

• Ginjal

• Pembuluh darah rusak

• Usus Berdarah

• Pembuluh darah Melebar

» Sehingga wanita itu Meninggal dengan sangat Mengenaskan dengan Kelima Panca Indera ‘Keluar Darah’ saat itu.

» Jadi Hati-hati!!

Jika habis banyak makan..

• Udang

• Kerang

• Kepiting

» Jangan minum ‘Vit. C’ pada saat yang ‘Bersamaan’ !!

» Forwardlah jika Anda ‘Merasa’ ini cukup ‘Penting’ (y)

» Sedikit Tambahan: Jadi bagi yg suka ‘Seafood’ jangan sekali2 makan Seafood + Minum es Jeruk pada Saat yg Sama.

» Kasih tau ke semua Teman atau Keluarga.

» Mari berbagi Kepedulian Kita dengan Sesama

 

Setelah searching2 (dibaca:browsing) di mbah google, berikut informasi yang saya dapatkan.

Hewan-hewan laut memang dapat mencerna arsen yang di dapat dari air laut. Dengan suatu alat khusus kita dapat mendeteksi arsen sekitar 200ug dalam setiap gram berat hewan laut. Tetapi bukanlah arsen pentoksida (As2O5) yang bersifat anorganik yang kita dapatkan, melainkan senyawa arsen organik, yang disebut arsenobetain. Arsenobetain ini merupakan arsen yang telah berikatan dengan karbon (C) dan hidrogen (H), dan ini tidak bersifat toksik. Jika arsenobetain ini masuk ke dalam tubuh manusia, maka senyawa ini tidak akan dicerna dan akan dikeluarkan melalui urine. Senyawa ini tidak berbahaya.

Arsenobetain tidak bisa bereaksi dengan vitamin C dan membentuk arsen trioksida (As2O3). Arsen trioksida  hanya dapat dihasilkan dari pembakaran unsur arsen (As) atau sebagai hasil samping pada peleburan logam seperti tembaga, perak, dan emas. Pada umumnya arsen trioksida dipakai dalam pembuatan kaca dan pengawetan kayu, dan senyawa ini memang berbahaya. Bayangkan kayu aja bisa awet dengan senyawa ini, bagaimana dengan tubuh manusia.

Dalam suatu penelitian dengan menggunakan tikus, 50% dari semua tikus percobaan mati setelah diberikan arsen trioksida sebanyak 15,1mg/kg atau sekitar 3,02 mg untuk tikus yang beratnya 200 gram. Jika jumlah ini dikonversikan ke berat manusia, maka dengan pemberian sebanyak 16,91 mg saja 50% kemungkinan manusia akan meninggal.

Pada zaman dahulu, dikabarkan arsen trioksida telah menjadi racun yang favorit digunakan. Menurut mitos, tewasnya Napoleon Bonaparte diakibatkan racun anggur arsenik yang diteguknya dalam pengasingannya di pulau St. Helena. Setelah melalui banyak penelitian dan percobaan, saat ini arsen trioksida dapat digunakan untuk mengobati leukemia promyelositik akut, tentunya jika diberikan dengan dosis yang tepat, sekitar 0,15 mg/kg berat badan.

Kembali ke arsen pentoksida, senyawa ini dapat dihasilkan dari oksidasi lanjutan arsen trioksida. Juga memiliki sifat toksik yang sama dengan arsen trioksida.

Dengan menggunakan konduktor, arsen pentoksida dapat kembali menjadi arsen trioksida. Salah satu contoh konduktor adalah vitamin C, tapi tidak cukup kuat untuk mengembalikan arsen pentoksida menjadi senyawa pembunuh.

Pendapat saya, tidak ada salahnya kita berhati-hari. Segala hal mungkin saja terjadi.

Yang tau lebih mendalam tentang ini silakan koment. Thanks.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 11, 2013 in Keperawatan

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: