RSS

Cara Membaca Hasil Analisa Gas Darah

05 Okt

Sebelum belajar cara membaca hasil analisa gas darah, sebaiknya kita ketahui dulu komponen-komponen dalam analisa gas darah.

Komponen dari Analisa Gas Darah

1.        pH

  • Pengukuran terhadap keasaman atau kebasaan ditentukan berdasarkan kehadiran ion H+.
  • Rentang normal dari pH berkisar antara 7,35 sampai 7,45

2.         PaO2

  • Tekanan parsial oksigen yang terlarut dalam darah arteri
  • Rentang normalnya antara 80-100mmHg

3.         SaO2

  • Saturasi oksigen darah arteri
  • Rentang normal saturasi ini adalah 95% – 100%

4.         PaCO2

  • Tekanan parsial gas karbondioksida yang larut dalam darah arteri
  • Rentang normalnya 35-45 mmHg

5.         HCO3

  • Nilai bikarbonat dalah darah arteri
  • Rentang normalnya 22-26 mEq/liter

6.   B.E.

  • Mengindikasikan jumlah kelebihan level dari bikarbonat dalam sistem
  • Rentang normalnya adalah -2 sampai +2 mEq/liter
  • Nilai BE yang negative mengindikasikan deficit

Tentang pH

pH mempunyai skala dari 1 (sangat asam) sampai 14 (sangat basa). Cairan yang mempunyai pH 7, misalnya air, disebut netral (tidak asam maupun basa).

Saat pH darah dibawah 7,35 darah tersebut disebut asam, dan apabila diatas 7,45 disebut basa.

Cara membaca hasil Analisa Gas Darah

—  Langkah Pertama

  • Lihat pH-nya untuk menentukan apakah normal, asam, atau basa.
  • Jika diatas 7,45 disebut alkalosis, dibawah 7,35 disebut asidosis.

—  Langkah kedua

  • Jika sudah kita diketahui asidosis atau alkalosis, kita perlu menentukan penyebab primernya, apakah karena masalah respirasi atau masalah metabolic.
  • Untuk mengetahui itu kita lihat PaCO2 –nya. Ingat bahwa masalah respirasi, biasanya akan menurunkan pH menjadi dibawah 7,35 dan PaCO2 harusnya naik.
  • Jika pH naik diatas 7,45 maka PaCO2 harusnya turun. Bandingkan nilai pH dan PaCO2. Jika  pH dan PaCO2 ­­bergerak ke arah yang berlawanan maka masalah utamanya adalah di respirasi.

—  Langkah Ketiga

  • Yang terakhir lihat nilai HCO­­3 . HCO3 ini mengindikasikan masalah metabolik. Normalnya jika pH naik, maka HCO3 juga naik. Begitu juga sebaliknya, jika pH turun HCO3 juga turun.
  • Bandingkan kedua nilai tersebut, jika bergerak ke arah yang sama maka masalah utamanya adalah metabolik.

Berikut adalah rangkuman dari cara membaca hasil analisa gas darah:

(klik untuk memperbesar)

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 5, 2012 in Keperawatan

 

Tag: , , , , , ,

3 responses to “Cara Membaca Hasil Analisa Gas Darah

  1. gunawan

    Januari 17, 2013 at 5:12 pm

    artikel hebat, singkat dan padat……..
    mungkin bisa kita gabungkan artikelnya…
    ditunggu kunjungannya lagi di
    http://copyaskep.wordpress.com/2013/01/06/asam-basa/
    GBU

     
  2. yannov

    Februari 7, 2013 at 11:37 pm

    yupzz..thankyu,,mohon bimbingannya pak

     
  3. widia

    September 12, 2013 at 1:24 am

    Padat , jelas dan bermanfaat.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: